Ditulis pada 21 Desember 2017 , oleh mesin , pada kategori berita

Tiga laboratorium di lingkungan Jurusan Teknik Mesin UB mendapatkan hibah dalam skema Program Kompetisi Peningkatan Mutu Relevansi Laboratorium (PK PMRL) Universitas Brawijaya. Ketiga Laboratorium tersebut adalah Laboratorium Metrologi, Studio Perancangan dan Rekayasa Sistem, serta Laboratorium Otomasi Manufaktur (NC/CNC).

PK PMRL ditujukan untuk mendukung target UB dalam mencapai daya saing di Asia di tahun 2020 dan dunia di tahun 2025. Karenanya perlu peningkatan kualitas layanan dan aspek akademik yang salah satunya adalah layanan laboratorium yang menjadi target peningkatan upaya tersebut. Secara umum, program hibah ini UB berusaha mendanai secara mandiri peningkatan perlatan lab baik secara kuantitas maupun kualitas. Peningkatan ini pada akhirnya dimaksudkan untuk meningkatkan mutu dan relevansi pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat berupa penerapan produk IPTEK, serta meningkatkan layanan penggunaan laboratorium dan resource sharing.

Dalam proposal yang diajukan, Laboratorium Metrologi yang dipimpin oleh Ir. Hastono Wijaya, MT. ini ingin mengembangkan kemampuan dalam menginspeksi produk yang salah satunya menggunakan peralatan profile projector yang mampu terkoneksi ke komputer dan pengadaannya diusulkan dalam program hibah ini. Studio Perancangan dan Rekayasa Sistem, dibawah pimpinan Dr.Eng. Moch. Agus Coiron, ST., MT., mengusulkan pengadaan perangkat lunak Ansys berlisensi untuk mendukung penelitian dan pendidikan mahasiswa dan dosen. Sedangkan Laboratorium Otomasi Manufaktur (NC/CNC) mengusulkan pengadaan perangkat berupa mesin milling CNC yang dilengkapi dengan kemampuan simulasi virtual. Keberadaan perangkat ini diharapkan mampu untuk meningkatkan layanan laboratorium yang dipimpin oleh Dr. Ir. A. As’ad Sonief ini dalam riset maupun pendidikan.