Ditulis pada tanggal 27 Februari 2017, oleh s3mesin, pada kategori Uncategorized

????????????????????????????????????

Ir. Ali Mundakir, Dpl.Eng., M.Eng dan Ir. Singgih Prayitno mengunjungi Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT-UB) untuk memberi kuliah tamu bertajuk “Prospek Energi Geothermal Indonesia”, Kamis (23/Feb/2017). Mahasiswa lintas angkatan dari jurusan terkait hadir dengan antusias menyambut kedua pakar yang Alumni FT-UB ini.

Pada Kuliah Tamu kali ini, Dekan beserta Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan hadir memberi sambutan. “Energi adalah isu global yang sangat penting dalam kemajuan bangsa dan daya saing kita dengan dunia Internasional. Di bahu Anda inilah, para teknokrat masa depan, kemajuan dan pengembangan teknologi terkait energi di Indonesia akan disandarkan,” ujar dekan buat para mahasiswa.

Beranjak ke acara kuliah tamu Ir Ali Mundakir, yang adalah Direktur Pertamina bidang Geothermal, terlebih dahulu dipersilahkan menyampaikan presentasinya. Beliau mengulik potensi Indonesia sebagai salah satu Negara yang dilalui sabuk vulkanis terpanjang di dunia. Hal ini membuat potensi pembangkit listrik geothermal di Indonesia cukup besar, dan sangat sayang jika tidak dimanfaatkan.

“Di Negara lain mereka harus melakukan pengeboran terlebih dahulu, disini kita bahkan memiliki semburan geothermal alami yang langsung dapat dimanfaatkan,” ujarnya.

Dalam presentasi Ir. Singgih Prayitno, dirinya menjelaskan teknologi terkait pengembangan potensi geothermal. Construction Manager di PT. Rekayasa Industri Indonesia ini membahas secara dalam teknologi yang dibutuhkan dan harus dikembangkan ke depan terkait energi alternative ini.

Satu pesan senada yang disampaikan keduanya menyatakan bahwa pengembangan potensi geothermal Indonesia kedepan membutuhkan sumber daya manusia di bidang keteknikan. Selain jurusan yang berhubungan dengan lingkungan untuk memetakan daerah-daerah berpotensi geothermal seperti Teknik Sipil, Teknik Pengairan, Arsitektur dan Perencanaan Wilayah, dalam pengembangan teknologinya dibutuhkan SDM dengan kompetensi teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Industri, dan Teknik Kimia.

Hal ini disambut antusias dengan pertanyaan- pertanyaan dari para mahasiswa, sebelum akhirnya kuliah tamu ditutup dengan penyerahan vandal penghargaan dan foto bersama. (emis)