Fakultas Teknik UB memiliki Gugus Jaminan Mutu (GJM) dan masing-masing Jurusan memiliki Unit Jaminan Mutu (UJM). Posisi UJM Jurusan Teknik Mesin dalam struktur organisasi Penjaminan Mutu Universitas Brawijaya dapat dilihat pada Gambar berikut:

Sistem penjaminan mutu di PDITM dibangun berdasarkan kebijakan penjaminan mutu di tingkat Universitas. Pusat Jaminan Mutu (PJM) UB membangun sistem penjaminan mutu khas model Universitas Brawijaya yang disebut Sistem Penjaminan Mutu Akademik (SPMA). Sejalan dengan pengalaman implementasi siklus penjaminan mutu di lingkungan UB, maka mulai tahun 2010 sampai dengan sekarang sistem penjaminan mutu UB disebut Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Sistem ini menggabungkan model Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008, Dikti dan BAN-PT, dengan tujuan agar sistem ini bisa secara fleksibel diimplementasikan dalam berbagai keperluan, sehingga sistem ini efisien dan efektif dan dapat digunakan dalam penjaminan mutu internal maupun eksternal (akreditasi nasional / BAN PT maupun internasional misalnya ISO).

Sedangkan Tugas Pokok dan Fungsi Unit Jaminan Mutu antara lain:

  1. Menyusun standar mutu akademik tingkat Jurusan;
  2. Melaksanakan audit sistem dan audit kepatuhan secara rutin;
  3. Menyampaikan laporan hasil audit dengan rekomendasinya secara tertulis kepada Ketua Jurusan;
  4. Memantau, mengevaluasi, dan melakukan analisis terhadap tindak lanjut pelaksanaan rekomendasi yang telah disetujui