Ditulis pada tanggal 5 Desember 2017, oleh s1mesin, pada kategori berita

Nama tim Apatte62 tidak terdengar asing bagi pemerhati mobil hemat di Indonesia dan Asia Pasifik karena tim ini selalu berpartisipasi dalam gelaran KMHE dan Shell Eco Marathon Asia-Pacific. Tim yang mempunyai moto “What Man Believe, Man Can Achieve” ini selalu membawa kesuksesan di tiap penyelenggaraan KMHE bahkan puncaknya di ajang KMHE 2015 berhasil merebut Juara Umum KMHE 2015. Sedangkan untuk Shell Eco Marathon mereka juga mengirimkan mobil hemat energi yang bertarung di kelas prototype listrik dengan hasil yang membanggakan. ¬†Sukses ini tidak terlepas dari kerja keras seluruh anggota tim untuk membuktikan diri bahwa mereka juga mempunyai potensi dan kompetensi yang tidak kalah dibanding para pesaing yang datang dari universitas-universitas terkemuka di Indonesia dan Asia Pasifik.

Tim yang nama resminya Apatte62 Brawijaya Team ini bertujuan untuk membangun mobil yang irit dan efisien dalam kendaraan listrik, kendaraan diesel, dan kendaraan bensin sebagai wujud sumbangsih kepada negeri tercinta Indonesia. Terbentuk di tahun 2012, kelahiran tim Apatte62 diprakarsai oleh Divisi Otomasi & Robotika Teknik Mesin UB untuk menghadapai IEMC 2012 dan turun di kelas urban electric. Dalam KMHE yang diadakan tiap tahun tim akan mengirimkan mobil yang didesain khusus untuk mengikuti dua kategori mobil yaitu prototype yang didesain khusus untuk memaksimalkan aspek aerodinamika dan urban concept yang berupa kendaraan roda empat dengan tampilan mirip mobil pada umumnya dan sesuai untuk berkendara di jalan raya. Sedangkan kelas bahan bakar yang sering diikuti adalah kelas listrik, diesel dan bensin.

Dalam membangun kendaraan, tim ini tidak hanya mengandalkan segi pendanaan dan fasilitas dari dalam kampus saja tetapi ikut menggandeng perusahaan-perusahaan besar di Tanah Air untuk mensponsori kegiatan ini. Untuk KMHE 2017 ini mereka mendapatkan sponsor dari PT Dirgantara Indonesia, PT. Valarbi, PT. Transamudra Usaha Sejahtera (TRUST), PT. Astra Honda Motor, dan PT. Semen Indonesia (Persero). PT. Dirgantara Indonesia bahkan menyediakan fasilitasnya untuk membangun bodi kendaraan urban concept. Sebelumnya, Garuda Maintenance Facility (GMF) juga melakukan hal yang sama untuk bodi mobil prototype.

Tak heran, dengan kerja keras dan dukungan semua pihak tim Apatte62 akan selalu menjadi kompetitor yang selalu diperhitungkan baik dalam KHME (tingkat nasional) maupun Shell Eco Marathon (tingkat Asia Pasifik). Beberapa prestasi yang diukir oleh tim ini dalam 3 tahun terakhir adalah:

  1. KMHE 2017, Juara 2 Kategori Umum. Peringkat 1 Proto Listrik, Peringkat 3 Urban Listrik.
  2. KMHE 2016, Peringkat 1 Proto Diesel, Peringkat 2 Proto Listrik.
  3. KMHE 2015, Juara 1 Kategori Umum. Peringkat 1 Proto Diesel, Juara 2 Proto Listrik.
  4. Shell Eco Marathon 2017, Peringkat 7, Proto Listrik.
  5. Shell Eco Marathon 2015, Peringkat 5, Proto Listrik.
  6. Shell Eco Marathon 2014, Peringkat 8, Proto Listrik.